Apa sih pandangan seorang Pria mengenai Pernikahan, Karier dan Wanita?

  • Home
  • Artikel
  • Apa sih pandangan seorang Pria mengenai Pernikahan, Karier dan Wanita?

Apa sih pandangan seorang Pria mengenai Pernikahan, Karier dan Wanita?

10Mei
Apa sih pandangan seorang Pria mengenai Pernikahan, Karier dan Wanita?

Kenapa berani memutuskan untuk menikah muda?

Karena sudah mengenal Pacar sekian tahun, tahu bagaimana dirinya baik dan buruk serta kebiasaan dan bisa menerima hal tersebut.

Karena memiliki inspirasi, yaitu sosok sang ayah yang menikah muda dan merasakan hal tersebut menarik dikarenakan jarak antara ayah dan anak yang dapat seperti teman, bisa main bareng.

Menikah muda karena memang tujuan hidup untuk membina keluarga dan memiliki anak yang usianya tidak jauh berbeda.

Maka hal yang harus ditanyakan adalah apa tujuan menikah untuk kamu?

Tujuan ini yang akan menentukan segalanya, seperti kriteria seperti apa yang akan mendampingi kamu seumur hidup?

Sebuah pernikahan tidak akan bertahan jika tujuannya berbeda, ibarat sebuah kapal hanya akan berlayar pada satu arah, apabila satu kapal berjalan kearah yang berbeda diantara kedua sisi maka kapal tersebut akan karam karena terbelah.

Hal apa saja yang berbeda antara sebelum dan sesudah menikah?

Punya tanggung jawab, sehingga untuk mengambil keputusan harus lebih dipikirkan karena jika salah risikonya double.

Untuk lembur harus dikomunikasikan terlebih dahulu kepada pasangan, hal ini agar pasangan dapat mengerti dan mengambil alih tanggung jawab. Misalnya istri harus lembur dan mengejar deadline selama satu minggu, maka tugas untuk membersihkan rumah, memasak akan dilakukan oleh suami begitu juga sebaliknya.

Istri dapat melanjutkan karier atau tidak tergantung pada pandangan suami, jika Ujan mendukung pilihan karier sang istri selama masih bisa memisahkan antara pekerjaan dan juga keluarga. Tidak masalah mengenai gaji istri apakah lebih besar atau tidak, yang terpenting adalah bagaimana seorang istri dapat mengatur mood. Wanita adalah makhluk yang sangat dominan pada perasaan, maka jika perasaan kita berantakan hal ini biasanya berimbas ke banyak hal seperti menjadi marah – marah atau lebih sensitif. Nah jika ini dibawa ke rumah hal tersebut akan membuat tidak nyaman untuk sang suami yang juga bekerja.

 

 

 

Suami mana sih yang pengen pulang ke rumah dan kena imbas dari bad mood sang istri?

Semua suami ingin pulang dan ketemu istri yang happy!

Kalau di kantor ada masalah, ketemu partner kerja yang nyebelin dan juga segudang hal tidak menyenangkan lainnya seharusnya semua hal tersebut dapat ditinggalkan ketika melangkah keluar dari kantor. Karena semua orang punya masalah, semua orang mengalami hari yang terkadang buruk di kantor oleh karena itu kita sebagai perempuan seharusnya mampu mengelola mood dengan baik J

Apakah setelah menikah akan tetap mendukung karier istri?

Sebenarnya akan lebih menyenangkan jika istri memilih berbisnis, karena dapat lebih internsif mengurus anak. Namun apabila passion dan juga bakatnya bukan di dunia bisnis, maka suami akan lebih berharap jika dapat menemukan kantor yang bersahabat untuk wanita yang sudah menjadi seorang ibu.

Tidak dapat dipungkiri, seorang wanita yang sudah menikah dan memiliki anak jika harus tetap lembur hingga malam di kantor akan mengurangi waktu di rumah dan juga kewajiban sebagai seorang istri dan ibu akan terganggu.

Suami mana sih yang mau istrinya pulang dan anak sudah tertidur? Jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, efeknya akan sangat berpengaruh kepada hubungan ibu dan anak.

Apa ingin anak kita jadi anak “bibi” karena sebagian waktunya dihabiskan dengan babysitter kita?

Tulisan ini saya buat berdasarkan hasil ngobrol dengan teman saya, salah satu co-founder startup, yang baru menikah beberapa bulan yang lalu. Point mengenai menikah muda dan juga pandangan pria mengenai karier seorang wanita tidak dapat dijadikan patokan sebagai pandangan yang mewakili semua pria karena tulisan ini adalah pandangan personal dari teman saya.

With Love,

Alice

Bagikan Post

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

  • Kode Verifikasi