Kriteria Perempuan Idaman untuk Menjadi Istri


Laki-lakitentu tak sembarangan memilih sosok perempuan untuk menemaninya sepanjang hidupdan juga menjadi ibu dari anaknya kelak. Sebenernya laki-laki mencari sesosok perempuanseperti apa sih untuk dijadikan istri? Penasaran, Femme mewawancarai Rizalhermawan (21), mahasiswa MICE Politeknik Negeri Jakarta, yang akan memapaparkansosok perempuan idamannya untuk dijadikan seorang istri kelak. Yuk simakulasannya!

Dewasa

Buat gue,dewasa berarti sudah bisa menjaga dirinya sendiri sekaligus dewasa dalammenyikapi segala hal, ungkap Rizal.

Dapatmenjaga dirinya sendiri, mandiri atau sudah tidak bergantung kepada orang tua,sudah dapat menetapkan jalan hidupnya sendiri, dan dapat mengatur emosi,hal-hal tersebut lah inti dari makna dewasa yang dicari oleh laki-laki.Bertahan hidup merupakan poin yang penting, karena mempertahankan nyatanyamemang akan jauh lebih sulit daripada memulai, begitu pula dalam halmempertahankan rumah tangga nanti.

Nah, buatkalian yang masih berpikir menjadi perempuan childish itu cute, buangjauh-jauh deh pikiran itu ladies!Sudah saatnya kamu bermetamorfosis menjadi perempuan dewasa.

Pintar

Perempuanharus pintar! Bukan hanya pintar dalam pelajaran atau gelar saja, tetapi juga pintardalam mengatur keuangan misalnya, atau paham mengenai dunia anak, papar Rizal.

Thats new clues ladies! Mulaisekarang coba deh kalian belajar mengenai dunia anak, memasak, mengaturkeuangan, dan sebagainya. Menjadi seorang istri dan ibu yang baik memang haruspaham dengan hal-hal seperti itu, ladies.Hal-hal tersebut juga dapat menyulut pertengkaran dalam rumah tangga lho kalau kalian tidak menguasainyananti. Dan kenapa harus mulai belajar dari sekarang? Jawabannya simpel aja ladies, karena kalau kalian tunggu nantibakalan keburu terlambat! Pasca menikah nanti, pasti kalian akan lebih disibukkanlagi untuk memikirkan hal lain yang tak ada habisnya.

Sukses dalam kariernya

Seringdengar dong kalau seorang perempuan yang pintar akan menghasilkan anak yangpintar juga? Nah, sukses dalam karier ini termasuk juga seperti lulus kuliahdan melakukan pekerjaan sesuai passionkalian, ladies.

Rajin Ibadah

Perempuansoleh, rajin ibadah, dan taat kepada agama itu adalah hal yang paling diidamankanuntuk dijadikan istri, kata Rizal.

Seorang laki-lakitentu tidak mau memiliki istri yang tidak mempunyai iman atau main-main dalamberibadah. Ibarat kata, Ibadah saja main-main, apalagi bangun rumah tangga?.Memiliki istri yang soleha tentunya dambaan untuk setiap laki-laki, karena diharapkandapat mengajarkan ilmu agamanya kepada anaknya nanti.

Santun terhadap orang tua

Laki-lakiitu sangat menyayangi ibu dan keluarganya hal ini benar adanya, ladies. Jadi, jika kalian sudah mendapatkanhati sang ibu mertua atau keluarganya, jalan akan menjadi sangat mulus jikakalian ingin melanjutkan hubungan sampai ke pelaminan.

Penyayang

Terakhirdan terpenting, harus merupakan sosok yang penyayang dan baik pastinya!, seruRizal sebagai penutup.

Nah, itudia ladies kriteria perempuan idamanyang diinginkan laki-laki untuk dijadikan pendamping hidupnya. Kalian sudahmengantongi berapa poin ladies untukmenjadi perempuan idaman para laki-laki?

img-1453819542.jpg

Narasumber: Rizal Hermawan (@rizal_legeny)


Jurnalis: Vellayeti (@velleyeti) | Editor: Asti (@AstiPrassya)

Header: nubridge.com

  • Selasa, 26 Januari 2016

Artikel Terkait

Alasan Laki-laki Mencari Pasangan yang Lebih Muda
Alasan Laki-laki Mencari Pasangan yang Lebih Muda
Pandangan Laki-laki tentang Teman Kita
Pandangan Laki-laki tentang Teman Kita
Dia Serius Gak Sih Sama Aku?
Dia Serius Gak Sih Sama Aku?
Apa sih pandangan seorang Pria mengenai Pernikahan, Karier dan Wanita?
Apa sih pandangan seorang Pria mengenai Pernikahan, Karier dan Wanita?
Apasih tandanya dia naksir aku?
Apasih tandanya dia naksir aku?
Yuk Kenali Ciri Laki-laki yang Menyukaimu!
Yuk Kenali Ciri Laki-laki yang Menyukaimu!
Ciri Ciri Si Dia Naksir Kamu
Ciri Ciri Si Dia Naksir Kamu
Tips PDKT agar Sampai ke Tahap Pacaran
Tips PDKT agar Sampai ke Tahap Pacaran

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar