Makeup For Your Daily Activities, Yay or Nay?

Makeup For Your Daily Activities, Yay or Nay?

19Des
Makeup For Your Daily Activities, Yay or Nay?

“YESSSSS!!!” 8 dari 10 perempuan langsung menjawabnya tanpa ragu saat Femme tanyai tentang ‘penting gak sih pakai makeup di setiap aktivitas keseharian kamu?’. Satu diantaranya malah menjawab dengan lantang “penting banget!!” hihihi..

Memang keberadaan makeup dengan perempuan seakan tak terpisahkan. Kebanyakan perempuan akan memoleskan sesuatu ke wajahnya sebelum mereka keluar rumah, entah itu bedak, lip-balm, eye liner, pensil alis, dan sebagainya. Tapi ladies, sebenarnya seperti apa sih pendapat laki-laki saat melihat perempuan ber-makeup dalam kesehariannya?

Dalam Boys Talk kali ini, Femme telah melakukan chit chat dengan beberapa laki-laki mahasiswa FISIP Universitas Indonesia tentang “penting gak sih perempuan pakai makeup ke kampus?”. Yuk simak ulasannya!

“Menurut gue, perlu aja sih. Soalnya makeup itu terkadang bikin orang lebih percaya diri kan. Jadi gak ada salahnya kalau cewek mau pake makeup. Cuma harus tau juga batas-batas elo pakai makeup, harus bisa bedain makeup ke kampus sama ke acara lain. Karena ketika lo pake makeup, elo itu pengen nunjukin jati diri lo. Jadi kalau lo terlalu menor ke kampus kayaknya agak kurang appropriate aja sih,” –Ivan, 20 tahun

“Penting tapi jangan berlebihan, harus natural. Jangan sampai kelihatan kayak tante-tante,”-Nanda, 20 tahun

“Penting. Biar cakep aja,” –Doni Rahman, 19 tahun

“Penting-penting aja. Natural makeup cukup lah. Karena kalau gue ngobrol sama cewek juga gak ada tuh yang natural look, adanya natural makeup,” –Arish, 20 tahun

Nggak. Gue lebih suka yang natural gitu. Soalnya kalau makeup, malah jadi pencitraan,” –Rofi’i, 20 tahun

Kalau menurut gue gak penting. Karena ke kampus kan intinya kuliah, ketika lo menggunakan makeup ke kampus berarti ada tujuan lain yang pengen lo capai, entah pengen dibilang cantik dan sebagainya. Ketika di kelas, lo malah jadi gak fokus karena lo merasa ada yang lagi ngeliatin lo. Jadi biasanya kalau cewek pake makeup ke kampus, sedikit aja bedak/lipstick-nya luntur akan ngambil kaca dan langsung dandan. Itu buat gue cukup mengganggu, risih aja. Karena menurut gue cantik itu dari dalam, dari otak dan hatinya, bukan sekadar penampilan,” –Kelvin, 20 tahun

“Gak penting. Karena buat gue gak ada bedanya pakai makeup atau nggak,” –Albi, 20 tahun

“Tergantung kadar makeup-nya sih. Tapi gini, kalau ke kampus kan berarti dia belajar ketemu orang ya, jadi yang basic-basic makeup gitu penting. Terutama kami, mahasiswa public relations, karena pencitraan dimulai dari hal-hal paling kecil dan identitas yang dilempar itu akan dinilai orang sebagai sesuatu yang positif atau negatif. Nah, sedangkan kalau cewek tau nih kekurangan dia, misalnya matanya kurang tajam, terus dia pakai eye liner, pemakaian itu emang cocok untuk fungsinya, which is good. Apalagi kalau mau presentasi kan harus kelihatan segar gitu ya. Tapi kalau yang sampai lebay keriting rambut gitu dan full makeup, itu kan berarti dia menghabiskan waktu 2 jam hanya untuk ke kampus 2-3 jam, nah itu yang aku gak ngerti. Jadi menurut aku sih gak penting pakai full makeup lebay gitu. Tapi kalau muka berminyak kan juga gak oke ya, boleh lah dioles-oles bedak. Makeup kan selain untuk menjaga penampilan juga bisa mempengaruhi mood. Jadi sesuaikan dengan kebutuhan saja,” –Kasyfil, 20 tahun

So ladies, it depends on you. Semua jawaban laki-laki di atas bisa kalian jadikan referensi untuk ber-makeup atau tidak di aktivitas keseharian kamu, terutama untuk pergi ke kampus. 

“I believe all women are pretty without makeup, but with the right makeup can be pretty powerful”-Bobbi Brown.

Be smart ladies!

Jurnalis: Asti (@AstiPrassya) | editor: Aida (@aida_yasifa)

Header: collegeofhairandbeauty.ie

Bagikan Post

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

  • Kode Verifikasi