The Ritz-Carlton, Bali Mempersembahkan Bejana by Petty Elliott, Menghormati Warisan Kuliner Indonesia dalam Sebuah Perjalanan Baru

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto beresolusi tinggi dan materi pers tersedia di sini.

BALI, Indonesia, 22 Agustus, 2026 /PRNewswire/ — Di The Ritz-Carlton, Bali, setiap santapan berkesan selalu memiliki cerita. Di Bejana, cerita itu adalah Indonesia—tentang masyarakatnya, tradisinya, serta keberagaman kuliner yang terbentang dari satu pulau ke pulau lainnya.

Petty Elliott membawa kecintaannya yang mendalam terhadap warisan kuliner Indonesia ke Bejana, merayakan cita rasa, tradisi, dan kisah autentik melalui hidangan yang berakar pada kekayaan dan keberagaman Nusantara.
Petty Elliott membawa kecintaannya yang mendalam terhadap warisan kuliner Indonesia ke Bejana, merayakan cita rasa, tradisi, dan kisah autentik melalui hidangan yang berakar pada kekayaan dan keberagaman Nusantara.

Tahun ini, Bejana memasuki babak baru bersama Petty Elliott. Kolaborasi ini memperdalam perjalanan restoran dalam merayakan kekayaan kuliner Nusantara, melalui cita rasa autentik dari berbagai daerah, bahan-bahan lokal pilihan, serta hospitalitas yang tulus.

Sejak dibuka, Bejana telah mengajak para tamu mengenal kepulauan Indonesia melalui makanan. Namanya diambil dari wadah tradisional yang digunakan untuk menyiapkan dan menyajikan hidangan—sebuah nama yang mencerminkan filosofi restoran ini, tempat resep daerah, kearifan lokal, dan keramahan berpadu dalam sebuah pengalaman yang autentik.

Kini, perjalanan tersebut berlanjut bersama Chef Petty Elliott, salah satu figur penting dalam dunia kuliner Indonesia yang telah mendedikasikan hampir tiga dekade untuk menjaga sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi kuliner Nusantara. Sebagai salah satu perempuan pionir yang turut membawa masakan Indonesia ke panggung internasional, Petty telah membangun kiprah sebagai chef, penulis, pendidik, sekaligus penggerak pelestarian warisan kuliner Indonesia.

Melalui buku, riset, dan berbagai kolaborasi dengan hotel-hotel ternama di dunia, ia terus menggali kekayaan kuliner dari berbagai penjuru Nusantara, sembari memastikan kisah, teknik, dan tradisi di balik setiap hidangan tetap hidup dan dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Menu terbaru Bejana dikembangkan bersama tim kuliner The Ritz-Carlton, Bali, di bawah arahan Director of Culinary, Chef Raymond Siek. Di dalamnya, filosofi Chef Petty terasa jelas: menghormati tradisi, sembari membiarkan karakter setiap bahan dan resep daerah berbicara dengan sendirinya.

Alih-alih mengubah hidangan klasik menjadi sesuatu yang sama sekali baru, menu ini memilih untuk kembali pada esensinya. Teknik pengolahan yang cermat dan penghormatan terhadap asal-usul setiap hidangan menjadi cara untuk mempertahankan cita rasa yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

"Kami selalu percaya bahwa pengalaman bersantap yang istimewa bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang menciptakan koneksi yang bermakna—antara manusia, budaya, dan tempat," ujar Go Kondo, General Manager The Ritz-Carlton, Bali. "Bejana telah lama menjadi perayaan atas kekayaan warisan kuliner Indonesia, dan kolaborasi kami bersama Chef Petty Elliott merupakan kelanjutan alami dari perjalanan tersebut. Bersama, kami ingin mengajak para tamu merasakan Indonesia melalui cita rasa autentik, bahan-bahan lokal yang dipilih dengan penuh perhatian, serta keramahtamahan tulus yang menjadi karakter Bejana dan The Ritz-Carlton, Bali."

Salah satu hidangan yang mencuri perhatian adalah Red Snapper with Bumbu Woku. Kakap merah segar hasil tangkapan lokal dibungkus dengan daun pisang, kemudian disajikan bersama pakis yang ditanam secara lokal. Terinspirasi oleh cita rasa Sulawesi Utara yang kaya dan aromatik, bumbu woku dalam hidangan ini menggunakan sejumlah herba dan rempah yang juga ditemukan dalam base genep khas Bali.

Di atas piring, dua tradisi kuliner dari wilayah yang berbeda bertemu dalam harmoni—masing-masing tetap mempertahankan karakter dan identitasnya.

Kekayaan kuliner Indonesia yang berbasis nabati juga mendapat tempat melalui Tempe Satay. Tempe yang diproduksi secara lokal terlebih dahulu diolah dengan metode bacem tradisional, sebelum dibakar di atas bara api. Hasilnya adalah perpaduan rasa manis, gurih, dan smoky, dengan tekstur serta cita rasa yang tetap berpijak pada akar tradisinya.

"Masakan Indonesia memiliki begitu banyak lapisan," ujar Chef Petty Elliott. "Setiap pulau, setiap komunitas, dan setiap keluarga memiliki caranya sendiri untuk bercerita melalui makanan. Di Bejana, kami ingin menghormati tradisi tersebut dengan ketulusan—membiarkan bahan, teknik, dan identitas setiap daerah berbicara untuk dirinya sendiri."

Untuk menandai hadirnya Bejana by Petty Elliott, The Ritz-Carlton, Bali akan menggelar special menu launch pada Senin, 24 Agustus 2026. Malam akan dimulai dengan sunset aperitif, ditemani canapé yang terinspirasi dari cita rasa Indonesia, alunan musik rindik tradisional, serta pertunjukan tari Bali.

Setelahnya, para tamu akan diajak menikmati pengalaman bersantap yang lebih imersif. Sejumlah hidangan akan disajikan langsung dari live culinary stations di dalam Culinary Cave khas Bejana, memberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat proses di balik setiap sajian sekaligus berinteraksi dengan para chef dan mendengar cerita yang menyertainya.

Lebih dari sekadar menu baru, Bejana by Petty Elliott menjadi pertemuan antara dua perspektif yang memiliki tujuan serupa: menjaga agar kekayaan kuliner Indonesia tetap hidup, relevan, dan terus diceritakan.

Melalui kolaborasi sepanjang tahun ini, The Ritz-Carlton, Bali melanjutkan komitmennya untuk merayakan tradisi, bahan-bahan, dan komunitas yang membentuk wajah kuliner Indonesia. Di Bejana, warisan tersebut tidak hanya hadir di atas piring, tetapi juga melalui cerita, teknik, dan pengalaman yang menghubungkan para tamu dengan kekayaan Nusantara.

Berita Terkait

Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”
Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor
3C Bergabung dengan Datalec untuk Membentuk Platform Layanan Pendinginan Cair dan Layanan Pusat Data dengan Pendapatan Lebih dari US$400 Juta
Pemilik Rumah di Indonesia Kini Dapat Mengonfigurasi Homelift Otis dan Mendapatkan Estimasi Harga Secara Online
Net5.5G Intelligent IP Network Summit Soroti Pentingnya Jaringan IP yang Aman dan Tangguh untuk Mendorong Pertumbuhan di Era AI
Grup Perhotelan Uzbekistan TEG Rampungkan Penggabungan Usaha di AS
Semangat Guan Gong Satukan Generasi Muda di Berbagai Negara
Program Executive MBA di SMU Tembus Peringkat 50 Besar Dunia dalam Daftar yang Dirilis Financial Times

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Xinhua Silk Road: Forum di Jakarta Perkuat Kerja Sama Perpajakan antara Negara-Negara “Belt and Road”

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:56 WIB

3C Bergabung dengan Datalec untuk Membentuk Platform Layanan Pendinginan Cair dan Layanan Pusat Data dengan Pendapatan Lebih dari US$400 Juta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:59 WIB

Pemilik Rumah di Indonesia Kini Dapat Mengonfigurasi Homelift Otis dan Mendapatkan Estimasi Harga Secara Online

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Net5.5G Intelligent IP Network Summit Soroti Pentingnya Jaringan IP yang Aman dan Tangguh untuk Mendorong Pertumbuhan di Era AI

Berita Terbaru